Setelah kurang lebih tiga minggu saya
di-”beban”-kan dengan tujuh mata pelajaran, akhirnya… ujian saya selesai
juga! Saya pun siap nge-blog lagi dan kali ini saya lagi dalam mood
untuk curhat soal ujian saya.
Ini adalah pertama kalinya saya
mendapatkan UAS di masa kuliah saya, karena kebetulan di universitas
saya ini tidak ada mid-term exam atau sebagainya. Lucu rasanya karena
saya masih inget masa-masa ujian SMA yang ternyata, tidak terasa, sudah
setahun yang lalu. Biasanya, saat di sekolah, saya melakukan ujian di
kelas kecil yang mungkin isinya hanya sekitar 20-30 murid. Kali ini saya
harus melakukan ujian bersama 200-300 mahasiswa lainnya di hall yang
sangat besar. Biasanya saya dulu juga selalu duduk di paling depan
karena nama depan saya berabjad A (for Aluna), tapi karena disini yang
dilihat nama belakang saya, S (for Sagita), akhirnya saya pun dapat
merasakan duduk di belakang pada saat ujian. Hehe.
Masa-masa ujian memang adalah masa-masa
yang paling membuat stress, betul gak? (kalau ada yang merasa tidak,
berarti ada yang “salah” dengan kalian :P). Mulai dari bahan pelajaran
yang bikin pusing, kurang tidur, jam makan berantakan, ansos, tangan
pegel, mata capek, plus otak panas. Memang sepertinya kalau lagi
masa-masa ujian lebih banyak dukanya daripada sukanya.
Jujur, ujian kali ini adalah salah satu
ujian yang paling membuat saya panik karena saya telat menyadari betapa
banyaknya materi ujian saya. Seperti yang mungkin kalian tau, bulan
Maret-April kemarin saya sempat berlibur ke Jakarta. Niatnya sih saya
mau sambil menyicil belajar sekalian kerja dan liburan. Tapi sepertinya
saya terlalu menikmati masa-masa di Jakarta kemarin bersama keluarga dan
teman-teman serta nyanyi + shooting di sana sini. Alhasil, niat saya
pun tidak begitu terlaksana. Barulah saat saya kembali kesini kira-kira
satu minggu sebelum exam, panik pun menyerang #panicattack.
Bagaimana tidak? Ada tujuh mata pelajaran
yang diujiankan, materi dari semester 1, hampir semua soal merupakan
soal essay, dan juga, hampir semua pelajaran mengambil nilai ujian kali
ini 100% untuk nilai akhir. Belum lagi, ini adalah pertama kalinya saya
mendapat UAS di kampus baru saya di sini. Saya pun akhirnya mulai
baca-baca dan belajar, bahkan hampir setiap hari saya mengurung diri di
perpustakaan kampus. Mendadak menjadi nerd.
Alhamdulillah, akhirnya ujian-ujian saya
selesai juga. Waktu berlalu dengan sangat cepat dari satu exam ke exam
lainnya dan tidak terasa, another challenge sudah saya lewati. Perasaan
saat semua selesai ujian itu adalah salah satu perasaan yang paling saya
sukai. Kepala rasanya 5 kg lebih ringan, napas juga rasanya lebih lega.
Rasanya pun seperti ingin teriak, “YES, I’M FINALLY FREE!!!!”
Saya juga selalu bersyukur setiap selesai
ujian karena justru dengan adanya ujian-ujian ini, saya jadi lebih tau
sudah sebanyak apa dan sejauh mana ilmu yang saya dapat selama ini.
Banyak hal yang ternyata sudah bisa saya kuasai. Dan soal-soal di dalam
ujian yang saya kesulitan untuk menjawab berarti seharusnya bisa saya
pelajari lebih dalam lagi.
Well, at least I’ve tried my best dan sekarang saya tinggal menunggu hasilnya. Fingers crossed!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar